Posted by: nandito106 | March 2, 2009

Evolusi … perlukah kita pelajari ?

perdebatan teori evolusi

perdebatan teori evolusi

Sampai sekarang, ilmu evolusi masih kita pelajari di perkuliahan dan merupakan mata kuliah wajib, artinya setiap mahasiswa wajib mengikuti perkuliah ini agar dapat melanjutkan studi ke tingkat lebih lanjut. Sebagaimana kita tahu, banyak pertentangan mengenai teori evolusi terutama pada keraguan akan kebenaran tentang teori evolusi itu sendiri, mulai dari kalangan ilmuan, masyarakat, dan tokoh-tokoh agamawan. Titik beratnya adalah pandangan mengenai ketidaksetujuan akan nenek moyang manusia adalah kera dan organisme tidaklah mungkin mungin berubah menjadi organisme lain yang berlainan jenis dan sifat.

Apakah teori evolusi bertentangan dengan agama? Jika kita pandang kembali teori evolusi tidak pernah menyatakan manusia berasal dari kera. Teori evolusi menyatakan bahwa manusi dan kera berkerabat paling dekat, dan bukan suatu implikasi manusia berasal dari kera. Teori evolusi menerangkan bahwa evolusi merupakan perubahan bertahap suatu organisme sejalan dengan waktu. Perubahan apa yang terjadi? Semua perubahan disebabkan oleh perubahan frekuensi alel yang ekspresinya mungkin terlihat dalam fenotip, tetapi tidak harus selalu demikian. Pendapat bahwa semua makhluk itu ciptaan tuhan tidaklah salah, hanya manusia sering tidak sadar bahwa prosespun merupakan ciptaan Tuhan.

Mula-mula manusia berpendapat bahwa semua makhluk adalah ciptaan Tuhan. Manusia melihat suatu variasi sebagai kutukan dan bukan sebagai kebesaran Tuhan. Karena melihat suatu variasi adalah fenomena umum, manusia mulai berusaha menerangkan dimana variasi tersebut berasal. Lamarck menerangkan bahwa variasi timbul akibat latihan. Darwin menunjukkan bahwa variasi itu ada, tetapi kemampuan tiap variasi tidaklah sama. Alam yang melakukan seleksi. Ada banyak cara melakukan seleksi. Darwin belum dapat menerangkan dimana datangnya variasi. Aspek yang paling penting dalam teori evolusi adalah keanekaragaman, karena tanpa adanya keanekaragaman maka tidak ada perbedaan jelas atau signifikan antara satu spesies dengan spesies lainnya. Artinya dalam hal ini tidak terjadi adanya evolusi. Akibatnya tidak terjadi perubahan secara bertahap dari satu spesies. Sedangkan adanya evolusi akan menghasilkan suatu keanekaragaman spesies. Sehingga aspek keanekaragaman menjadi aspek penting dalam evolusi. Sedangkan penentu arah evolusi adalah lingkungan, dan lingkungan berubah dari waktu ke waktu, sehingga dalam hal ini proses evolusi akan terus berlangsung. Artinya proses evolusi akan terus berjalan.
Dengan mempelajari teori evolusi, kita dapat mengetahui mana organisme-organisme yang memiliki kekerabatan yang dekat/mirip dan mana yang jauh. Kita dapat mengelompokkan organisme-organisme tersebut berdasar kemiripannya atau yang sering kita pelajari sebagai ilmu biosistematika. Selain itu ilmu lain yang juga ikut berkembang adalah ilmu filoginetika baik itu hewan maupun tumbuhan. Jika kita kaji lagi ternyata dibalik pertentangan mengenai teori evolusi terdapat banyak manfaat yang bisa kita ambil ketimbang mempermasalahkannya. Jadi okelah kita pelajari evolusi… mari kita telusuri lebh dalam… mari kita ambil manfaat bukan perseteruan…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: