Posted by: nandito106 | May 7, 2009

Vanili rempah bersejarah panjang

bunga vanilli

bunga vanilli

sejarah vanili :

orang Aztek menyebutnya tiixothiti, “bunga hitam” sesuai dengan warna buah ini setelah diproses. Mereka menggunakan Vanili untuk memberi rasa pada minuman mereka yang terbuat dari kakao, yakni xocoatl, atau cokelat. Montezuma, kaisar Astek dari Meksiko, konon menyuguhkannya kepada penakluk dari Spanyol, Hernan Cortes, pada tahun 1520. Cortes kemudian memperkenalkan biji kakao dan vanili ke Eropa. Cokelat panas rasa Vanili menjadi populer di istana-istana eropa tetapi baru pada tahun 1602, Hugh Morgan, apoteker Ratu Elizabeth I, menyarankan penggunaan vanili untuk menambah rasa atau aroma pada hal-hal lain. kemudian pada tahun 1700-an, vanili
mulai digunakan dalam miniman beralkohol, tembakau, dan parfum. Akan tetapi, lama sebelum munculnya imperium Aztek, orang indian Totonak dari Veracrus, Meksiko, telah menanam, memanen, dan memproses buah vanili. baru pada awal tahun 1800an, tanaman vanili dibawa ke Eropa untuk dibudidayakan dan dari sana dibawa ke pulau-pulau di samudera Hindia. Namun upaya-upaya holtikulturis untuk menghasilkan buah dari tanaman ini sebagian besar tidak ada penyerbuk alaminya, lebah dari genus Melipona. Jadi Meksiko memonopoli perdangan vanili dari abad abad ke-16 sampai abad ke-19. Pada tahun 1841, Edmont Albius, seorang mantan budak di Pulau Reunion milik Perancis, menyempurnakan metode praktis untuk penyerbukan bunga dengan tangan sehingga bauhnya dapat dihasilkan. Hal
ini memungkinkan budidaya budidaya komersial vanili di luar Meksiko. Dewasa ini, penghasil utama buah vanili adalah pulau-pulau bekas jajahan Perancis, seperti Reunion dan Komoro, dengan Madagaskar sebagai penghasil terbesarnya.

budidaya vanili :
Vanili sebenarnya adalah buah dari semacam anggrek. Dari 20.000 lebih varietas anggrek, vanili adalah satu-satunya yang menghasilkan sesuatu yang bisa dimakan. Tanaman ini adalah tumbuhan rambat yang membutuhkan semacam penyangga dan sedikit naungan. Di dalam liar, tanaman ini biasanya merambat pada pepohonan di hutan-hutan basah tropis dataran rendah. Di Meksiko, perkebunan tradisional menggunakan tanaman-tanaman asli seperti pichoco sebagai penyangga, tetapi belum lama ini, pohon jeruk cukup berhasil digunakan untuk tujuan tersebut.

Anggrek vanili menghasilkan bunga berwarna kuning kehijauan yang tampak seperti berlilin dan tumbuh dalam gugusan-gusunan. Setiap bunga hanya mekar sehari setahun selama beberapa jam.

thanks to:

http://organicindonesianvanilla.blogspot.com/2007_09_01_archive.html


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: