Posted by: nandito106 | October 22, 2009

Mencegah dehidrasi saat Diare

Diare (meningkatnya frekuensi BAB yg cair & banyak) dapat disebabkan oleh bakteri, virus atau parasit yang menginfeksi saluran pencernaan. Diare dapat juga disebabkan  oleh substansi tertentu dalam makanan atau obat-obatan yang tidak dapat ditoleransi  oleh sistem pencernaan. Diare kronis (diare terus menerus selama lebih dari 2 atau 3 minggu dapat juga mengindikasikan tanda-tanda (symptom) dari penyakit kronis.

Dalam sebuah artikel tanggal January 17, 2001, The Journal of the American Medical Association mendiskusikan perlunya petunjuk untuk memeriksa sampel tinja pada pasien-pasien di RS. Tes tinja dapat membantu membedakan penyebab dari diare.

Apakah dehidrasi itu ?

Tubuh membutuhkan air & elektrolit dalam jumlah tepat untuk membantu fungsi-fungsi vital tubuh dengan benar.  Diare dapat menyebabkan hilangnya cairan & elektrolit penting dari tubuh. Ketika cairan yg hilang melalui tinja, tidak digantikan, maka diare dapat menyebabkan dehidrasi (rendahnya cairan dalam tubuh lebih rendah dari kadar normal).  Dehidrasi dapat menyebabkan komplikasi yang membahayakan nyawa seseorang, khususnya bayi, anak kecil dan mereka yg lanjut usia.

Mencegah Dehidrasi

Diare merupakan masalah umum yang biasanya akan pulih dengan sendirinya. Menjaga agar tidak dehidrasi adalah satu-satunya hal yang sangat diperlukan.

• Perbanyaklah minum untuk menggantikan cairan dalam tubuh yg hilang. Terutama cairan rehidrasi oral (minuman pengganti cairan & elektrolit) yang tersedia di toko obat.  Cairan ini sangat direkomendasikan bagi bayi & anak-anak.

•   Hindari minuman yg mengandung kafein, seperti kopi, teh dan beberapa minuman  soft drink, dan alkohol.

• Obat-obatan anti-diare biasanya TIDAK DIPERLUKAN dan jika dikonsumsi harus dalam pengawasan dokter. Obat-obatan tsb dapat berbahaya, terutama jika oleh anak-anak dan orang yg lanjut usia.

kondisi dehidrasi

kondisi dehidrasi

Tanda-tanda dehidrasi (ringan)

•   Rasa haus meningkat

•   Frekuensi Buang Air Kecil (BAK) menurun

•   Lemas

Tanda-tanda dehidrasi berat pada anak kecil dapat juga berupa (Lihat gambar di atas):

•   Mulut kering mouth or tongue

•   Saat menangis, tidak ada atau sedikit air mata yang keluar

•   Tidak BAK selama 3 jam atau lebih

•   Cekung pada mata, pipi, sekitar dada & perut, atau ubun-ubun

•    Rewel luar biasa (Irritability) atau lemas luar biasa

•   Menurunnya skin turgor (jika kulit dicubit dan dilepas, ia tidak dapat kembali spt semula

Kapan menghubungi dokter ?

Hubungi dokter jika diare dibarengi / muncul :

•   Tanda-tanda dehidrasi berat

•   Ada darah di tinja atau tinja berwarna hitam

•   Muntah terus-menerus tapi tidak ada cairan yg masuk melalui mulut

•   Rasa sakit hebat di daerah sekitar perut

•   Demam tinggi terus-menerus

•   Tidak ada kemajuan lebih dari 24 jam atau diare makin parah lebih dari 2 atau 4 hari

Hubungi dokter jika anda mencurigai anda atau orang lain mengalami dehidrasi berat. Dehidrasi berat terkadang perlu penanganan dengan cairan intravenous (cairan yang  dimasukkan langsung melalui pembuluh darah). Jangan bergantung hanya pada cairan  melalui mulut untuk penanganan dehidrasi berat.

For More Information

•  American Academy of Pediatrics

Diarrhea and Dehydration Guidelines for Parents

http://www.aap.org

•   National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases

Diarrhea

1 Information Way

Bethesda, MD 20892-3560

(301) 654-3327 http://www.niddk.nih.gov


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: