Posted by: nandito106 | February 15, 2010

Hutan Uganda bernilai US$ 350 juta per tahun

mabira-forest

Organisasi konvservasi Amerika Serikat Wildlife Conservation Society (WCS) dan National Forest Authority Uganda melaporkan hutan Uganda bernilai kurang lebih US$350 juta per tahun. Sebagian nilai itu, sebesar 36 persen, berupa pemasukan masyarakat pedesaan dari hasil hutan yang bisa diperbaharui. Laporan diterbitkan awal November 2004. Para penyusun laporan mempelajari hasil hutan seperti arang dan kayu bakar memberikan kontribusi antara 8-36 persen dari pendapatan tahunan masyarakat yang tinggal dekat hutan. Hasil hutan seperti itu penting ketika ketersediaan pangan terbatas di ladang dan mereka tidak memiliki uang.

Laporan itu juga menghitung nilai hutan yang tidak bisa dijual seperti fungsi sebagai resapan air, nilai konservasi tanah dan keanekaragaman hayati, sehingga nilai total hutan Uganda mencapai US$353 juta per tahun. Nilai itu lebih besar lima persen dari pendapatan bruto nasional Uganda. Laporan ini menunjukkan pentingnya hutan di Uganda untuk mendukung kehidupan kelompok masyarakat miskin di Afrika dan menolong mereke keluar dari kemiskinan, kata Dr Andrew Plumptre, ahli konservasi WCS yang juga adalah salah satu penyusun laporan itu.

Bagaimanapun, saat ini hanya US$7,5 juta sebagian besar dana dari donor — yang digunakan untuk mengkonservasi hutan di Uganda. Ada tekanan besar dari pemerintah untuk mengkonversi hutan menjadi lahan pertanian tanpa mempertimbangkan nilai hutan yang sesungguhnya, ungkap Plumptre. Ironisnya, laporan itu juga mendapati hutan-hutan dengan cadangan kayu jenis penting seperti mahoni, nilainya lebih kecil bagi petani lokal dibandingkan dengan hutan-hutan lainnya, karena kebanyakan manfaat ekonomi dari kayu-kayu itu tidak dirasakan oleh masyarakat lokal tetapi oleh pengusaha di luar kawasan hutan.

Para penyusun laporan mengingatkan, pemanfaatan hutan seperti sekarang ini tidak berkelanjutan meskipun pengelolaan hutan di Uganda relatif baik dibandingkan di negara-negara lain di Afrika. Hutan memiliki peran penting dalam mengatasi kemiskinan di benua itu dan sumber daya itu harus harus dimanfaatkan secara bijaksana. Laporan itu menyimpulkan mendukung konservasi dan pengelolaan hutan yang baik adalah salah satu alat yang bisa digunakan untuk mengatasi kemiskinan. Banyak proyek pembangunan terkait dengan konservasi yang diasumsikan bisa membuat orang lebih kaya, dengan memberikan kepada mereka jalan alternatif menghasilkan pemasukan, akan mengurangi dampak pada lingkungan. Ada bukti nyata asumsi itu tidak benar di Uganda, kata Plumptre menegaskan.

Advertisements
Posted by: nandito106 | February 15, 2010

Tanpa gangguan alamiah, hutan tidak dapat beregenerasi

Hutan Alami

Hutan alamiah dunia tidak dapat beregenerasi tanpa adanya gangguan alamiah yang terjadi secara meluas, seperti: kebakaran hutan, penumpukan es, atau aktivitas vulkanik. Demikian pendapat para ilmuwan, seperti dilaporkan mereka dalam Jurnal Science, 21 Juni 2004. Ketidakmampuan regenerasi tersebut berkaitan dengan kurangnya kadar fosfor yang secara alamiah berperan penting untuk regenerasi ekosistem hutan tersebut.

Para ilmuwan tersebut adalah David Wardle dari Departemen Ekologi Vegetasi Hutan, Universitas Ilmu-ilmu Pertanian Swedia (SLU), Richard Bardgett dari Universitas Lancaster, Inggris, dan Lawrence Walker dari Universitas Nevada, Amerika. Para ilmuwan ini meneliti hutan di enam lokasi yang berbeda-beda di seluruh dunia. Usia lapisan tanah yang diteliti tersebut bervariasi dari yang masih sangat muda hingga beberapa ratus tahun. Para ilmuwan menemukan, di enam lokasi tersebut, pertumbuhan hutan di lapisan tanah yang berusia lebih tua ternyata kurang baik, dalam arti kurang dapat beregenerasi. Hal ini disebabkan oleh sangat terbatasnya akses terhadap fosfor, dibandingkan dengan akses terhadap nitrogen, yang dapat diserap oleh tumbuhan tersebut.

Ketika lapisan tanah menua, fosfor yang tersedia menjadi semakin sedikit bagi tumbuhan hutan. Hal ini terutama disebabkan karena fosfor tidak dapat terbentuk secara alamiah pada lapisan tanah, dan tidak dapat diserap oleh tumbuhan hutan dengan cara lainnya. Kebalikannya, nitrogen pada lapisan tanah dapat diperbaharui secara alamiah, dengan bantuan fungi berukuran mikroskopis dan bakteria tanah lainnya, yang dapat mengubah nitrogen yang ada di udara sehingga menjadi dapat diserap oleh tumbuhan. Para ilmuwan menemukan kekurangan fosfor pada lapisan tanah juga mengakibatkan menurunnya jumlah, aktifitas dan kemampuan organisme mikroskopis untuk menguraikan unsur-unsur hara dari tanah.

Mereka kemudian menyimpulkan, gangguan alamiah berskala luas sebenarnya secara alamiah diperlukan dalam rangka regenerasi ekosistem hutan. Jika gangguan alamiah berskala luas tersebut tidak terjadi, tanah lama-kelamaan akan menjadi tidak subur. Tanah kemudian akan menjadi tidak dapat menyediakan unsur-unsur yang diperlukan oleh ekosistem hutan.

Posted by: nandito106 | February 13, 2010

Lichen bisa menunjukkan hutan yang terancam polusi udara

Lichen

Seperti rokok yang baru akan terasa efeknya setelah 30 tahun, demikian juga dampak dari polusi udara berkelanjutan pada kondisi hutan. Hal ini diungkapkan Susan Will-Wolf, pakar botani dari Universitas Wisconsin-Madison, dalam siaran pers, 1 Agustus 2004. Dalam proyek nasional yang dilakukan untuk memonitor kesehatan hutan termasuk pohon dan ekosistemnya, para peneliti dari Universitas Wisconsin-Madison dan US Forest Service menggunakan lichen – sejenis tanaman dedaunan yang merupakan simbiosis mutualisme antara jamur dan alga  – sebagai indikator.

Will-Wolf mengatakan penelitian ini termasuk program pengamatan kesehatan hutan-bagian dari usaha pencegahan untuk melindungi hutan dan alam dari penurunan fungsi dan kerusakan akibat perubahan lingkungan.

Lichens yang biasanya hidup di cabang, ranting pohon dan bebatuan di dasar hutan dikenal karena kesensitifannya terhadap perubahan lingkungan, terutama polusi udara. Will-Wold yang terlibat dalam proyek ini mengatakan lichen merupakan indikator yang memberi peringatan adanya ancaman potensial pada hutan.

Perubahan pada komunitas lichen di hutan menunjukkan kemungkinan adanya perubahan dalam ekosistem, seperti siklus nutrisi yang tidak efesien atau lambatnya pertumbuhan hutan. Selain menghasilkan kayu, hutan juga penting sebagai daerah resapan dan penyimpanan air tanah serta perlindungan terhadap keanekaragaman, tambah Will-Wolf. Semua fungsi ini dapat terganggu dalam kondisi tertentu. Karena fungsi potensial lichen sebagai indikator perubahan lingkungan, para botanis dari Universitas Wisconsin mengembangkan sebuah model yang dapat menunjukkan kualitas udara untuk memperkirakan dampak dari tingkat polusi udara di hutan. Model ini dapat menunjukkan derah yang memilki udara leboh kotor memilliki lebih sedikit spesies lichen. Sebaliknya, jika lichen tumbuh dengan subur menandakan daerah tersebut udaranya cukup bersih. Dengan mengikuti perkembangan komposisi komunitas lichen dan angka kualitas udara, para peneliti ini dapat memetakan area hutan mana yang terancam olah polusi udara. Model ini telah diterapkan di New England dan daerah selatan menggunakan data dari US Forest Service untuk memonitor komunitas lichen yang ada di daerah tersebut.

Dari penelitian mereka terlihat bahwa polusi udara di daerah selatan seperti Georgia dan Alabama terkonsentrasi pada area tertentu. Sementara di New England, termasuk Maine dan New York, udara yang lebih kotor tersebar di area yang lebih luas. Hasil ini menunjukkan hampir seperdelapan dari area New England memilki kualitas udara yang lebih kotor dibandingkan daerah lain di bagian selatan. Hal ini juga terlihat dari lebih ketatnya distribusi komunitas lichen yang ada di New England dibandingkan di selatan.

Dampak polusi udara di selatan menyebar, dengan 20 sampai 50 lusin kantong udara dengan kualitas rendah. Sedangkan di New England terkonsentrasi dalam beberapa area yang lebih luas termasuk pantai timur mulai dari Boston sampai New York, terentang sejauh 50 sampai 100 mil, jelas Will-Wolf.

Dari sini, ia menyimpulkan bahwa hutan di New England terancam polusi udara yang lebih besar dibandingkan hutan di daerah selatan. Karena semakin luas daerah yang terkena dampak polusi udara, semakin banyak habitat yang terpengaruh kondisi tersebut.

Menurutnya, menggunakan komunitas lichen sebagai indikator polusi udara tidak hanya menandai area hutan yang memerlukan pencegahan dan pengelolaan lebih lanjut, tapi juga sebagai sarana untuk menilai keefektifan regulasi yang dikeluarkan mengenai jumlah bahan kimia toksik yang dilepas ke udara. Seperti efek rokok yang lama terlihat dampaknya. Kita harus melakukan apa yang kita bisa untuk mengurangi kemungkinan tersebut sebelum terlambat dan terasa akibatnya, kata Will-Wolf.

DAS

Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan unit pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pengendalian rehabilitasi hutan dan lahan (RHL). Sebagai ekosistem alam, DAS merupakan unit hidrologi (tata air) yang berperan sebagai integrator dan indikator terbaik untuk pengelolaan DAS.
Demikian terungkap dalam forum Sosialisasi Kebijakan Departemen Kehutanan Bidang Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial kepada Ornop, Ormas dan Asosiasi Mitra Departemen Kehutanan, di Manggala, Jakarta, 13 Maret 2006.
Sebagai unit hidrologi, pengelolaan DAS dapat memadukan kepentingan antar kelompok masyarakat di daerah hulu dan hilir DAS, antar wilayah administrasi, antar instansi/lembaga terkait, antar disiplin ilmu/profesi dan antar aktivitas di hulu dan hilir DAS.

“Masyarakat dapat terlibat dalam rehabilitasi hutan dan lahan. Mereka dapat mengembangkan penanaman pohon komoditas produktif bernilai ekonomis (karet, buah-buahan). Selain mengurangi illegal logging (pencurian kayu), masyarakat dapat mengambil manfaatnya untuk menjadi penghasilan,” ungkap Darori (Direktur Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial/RLPS Departemen Kehutanan).
Sudarno dari Peduli Hutan Lestari mendukung bahwa DAS merupakan sistem perencanaan pengelolaan sumber daya alam (SDA) termasuk hutan. DAS dengan air bersama tanah mengandung sumber daya alam. Maka untuk mengelola sumber daya alam penting dilakukan pengelolaan air dan tanah.
“Kita sepakat bahwa DAS merupakan satu kunci sistem untuk memperbaiki pengelolaan air dan tanah,” kata Sudarno.
Dalam mengelola sistem DAS perlu memperhatikan bagian-bagiannya yang terdiri dari hulu, tengah dan hilir. Untuk mengelolanya membutuhkan dana atau modal. Terkait dengan pengadaan modal dalam sistem DAS untuk mengelola SDA, maka bagian hulu sebagai lahan yang kritis merupakan tanggungjawab pemerintah dengan petani sebagai pelaku penanaman.

Untuk bagian tengah, pengadaan modal dapat dilakukan kerjasama dengan investor dan petani sebagai pelaku pengelolaan tanah dan air yang utama. Di bagian tengah ini, dalam penanaman dipilih pohon komoditas yang produktif. Pada bagian hilir, modal dapat didapatkan dari investor dengan petani menjadi pihak penting yang memperkuat pengelolaan tanah dan air.
Dalam pengelolaan tersebut, semua pihak terdiri dari pemerintah, petani (warga sekitar DAS dan hutan) bersama investor melakukan kerjasama yang baik. “Bila ini terjadi, harapan ke depan mewujudkan Indonesia sebagai taman firdaus (Red: yang sejahtera) dapat tewujud,” jelas Sudarno.
Bio Sartono dari Wetland menambahkan bahwa masalah air menjadi perhatian dunia saat ini. Pada tahun 2015 nanti, diperkirakan 50 persen penduduk dunia sulit mendapat freshwater (air segar). DAS merupakan faktor pengelolaan air utama. Maka, diharapkan RLPS dapat membuka kesempatan bagi organisasi non pemerintah dalam dan luar negeri untuk ikut berperan dalam pengelolaan DAS.
Salah satu pengelolaan DAS yang melibatkan masyarakat dengan pendekatan ekonomi. Masyarakat dapat berperan melalui penanaman pohon komoditas produktif sesuai minat dan kondisi lingkungan. Mereka akan mendapat nilai ekonomi yang menjadi atau menambah penghasilannya.

Posted by: nandito106 | January 25, 2010

Parkinson diesease

Parkinson disease

Penyakit Parkinson adalah penyakit/sindrom karena gangguan pada ganglia basalis akibat penurunan atau tidak adanya pengiriman dopamin dari substansia nigra ke globus palidus/neostriatum (striatal dopamine deficiency).

Parkinson merupakan kelainan kondisi saraf yang mempengaruhi pergerakan seperti berjalan, berbicara dan menulis yang ditandai oleh hipokinesia (penurunan abnormal aktivitas atau fungsi motorik), tremor dan kekakuan otot).

PREVALENSI

  • prevalensi penderita Parkinson berjumlah lebih dari 300 dari 100 ribu orang di Nebraska, USA
  • 15 dari 100 ribu orang Gipsi Bulgarian
  • 7 dari 100 ribu orang di Etiopia
  • diderita oleh orang-orang dengan usia di atas 30 tahun dengan kemungkinan semakin meningkat dengan bertambahnya usia
  • Lebih banyak pria yang menderita penyakit Parkinson jika dibandingkan dengan wanita

Berbagai hipotesa dikemukakan ada 4 proses yang menonjol :

  • Teori Penuaan yang cepat ( Accelerated Aging Theory)

kematian neuron dopaminergik secara normal terjadi dan beratnya sesuai dengan          berlangsungnya umur. Pada penderita Parkinson proses ini lebih cepat

  • Teori Toksin

terdapat toksin-toksin ekstrinsik dan intrinsik yang secara selektif merusak neuron-neuron dopamin. Ada hubungannya dengan:  pestisida, logam berat, air minum yang tercemar

  • Teori Genetik

ada fakta bahwa pada beberapa keluarga terdapat pola herediter yang dominan

  • Teori Peroksidasi oleh Radikal Bebas

teori ini yang paling banyak dianut. Radikal bebas dibentuk pada waktu oksidasi dopamin Fe bebas yang meningkat serta menurunnya mekanisme protektif, sehingga mempercepat kematian sel neuron dopamine

Posted by: nandito106 | January 21, 2010

Mengenal Kanker dan Jenisnya

Istilah kanker berasal dari bahasa latin yang artinya adalah kepiting. Penyakit keganasan, kanker diibaratkan seperti capit-capit lengan kepiting oleh seorang Hippocrates, yang mengamati bahwa penyakit kanker dapat menyebar didalam tubuh dan biasanya berakhir pada kematian. Kanker didefinisikan sebagai suatu penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker dalam perkembangannya, sel-sel kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga dapat menyebabkan kematian. Secara umum, kanker dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kanker jinak dan kanker ganas. Kanker jinak (benign) memiliki kecenderungan untuk tumbuh lebih lambat daripada kanker ganas dan mereka tidak menyebar ke organ lain di dalam tubuh. Sedangkan kanker ganas memiliki pertumbuhan sel yang sangat cepat, dapat menginvasi serta menghancurkan jaringan disekitarnya dan pada fase tertentu akan menyebar ke organ-organ lain didalam tubuh. Berikut perbandingan sel yang normal dan sel kanker.

Kanker memiliki beberapa tipe. Tipe-tipe tersebut adalah sebagai berikut :

1. Carcinomas

Sekitar 85% kanker yang banyak diderita manusia. Kanker ini dimulai pada epitelium, yang merupakan suatu bagian yang menyelimuti organ dan tubuh ( kulit ).

2. Sarcomas

Jenis kanker ini terjadi pada jaringan pengikat pada tubuh seperti pada tt, tulang atau jaringan lemak. Sebanyak 6 % dari jumlah total penderita kanker, terkena kanker jenis ini.

3. Leukaemias/Lymphomas

Kanker jenis ini terjadi pada jaringan dimana sel arah putih dibentuk, pada sumsum tulang dan sistem limfatik. Sebanyak 5 % dari jumlah penderita kanker menderita kanker dari jenis ini.

4. Kanker lainnya

Tumor otak dan bentuk lainnya yang jarang terjadi. Hanya sebanyak 4 % dari jumlah penderita kanker menderita kanker jenis ini.

Kanker dapat menimpa semua orang pada semua bagian tubuh dan pada semua golongan umur Kanker dapat timbul pada pria, wanita maupun anak-anak. Walaupun kanker dapat timbul pada anak-anak, tetapi lebih sering timbul pada orang dewasa, terutama pada orang yang berusia 40 tahun ke atas. Hal ini disebabkan oleh ketidak seimbangan hormon dan proses menua atau kemunduran pertumbuhan sel. Satu dari 3tiga orang akan menderita kanker selama hidupnya.

Ada 7 gejala kanker, yaitu :

1.Waktu buang air besar atau kecil ada perubahan kebiasaan atau gangguan.
2. Alat pencernaan terganggu dan susah menelan.
3. Suara serak atau batuk yang tak sembuh-sembuh.
4. Payudara atau di tempat lain ada benjolan (tumor).
5. Andeng-andeng (tahi lalat) yang berubah sifatnya, mejadi makin besar dan gatal.
6. Darah atau lendir yang abnormal keluar dari tubuh.
7. Adanya koreng atau borok yang tak mau sembuh-sembuh.

khusus:

Kanker Kulit

Kanker kulit adalah satu dari jenis kanker yang paling umum dan merupakan kanker yang dapat dicegah. Meskipun pemaparan berulang terhadap sinar X atau kontak dengan zat kimia tertentu dapat memainkan peran, pemaparan matahari sejauh ini merupakan penyebab paling umum kanker kulit.

Sebagian besar kanker kulit timbul pada bagian tubuh yang terbuka, termasuk wajah, tangan, lengan bawah, dan telinga. Hampir semua kanker kulit dapat diobati jika dideteksi lebih dini

Ada dua macam kanker kulit, yaitu kanker non-melanoma (sel basal dan carcinoma ) dan melanoma. Namun kanker non-melanoma adalah yang paling banyak diderita oleh kebanyakan orang. Kanker non-melanoma tidak mematikan, tetapi dapat menyebar dan menyebabkan kerusakan jika tidak dilakukan pengobatan. Sedangkan kanker melanoma sangat ganas dan dapat mematikan jika tidak ditemukan atau tidak terdeteksi awal.

Jenis-jenis kanker kulit :

a. Sel Basal

Jenis ini yang paling umum ditemukan pada kulit yang sering terkena sinar matahari, yaitu wajah, leher, kulit kepala. Tumbuh diatas epidermis, bentunya bundar dengan permukaan halus. Warnanya bisa pink aau sewara kulit. Terkadang berdarah atau membentuk kerak. Walaupun pertumbuhannya sangat lamban dn kemungkinan kecil mengalami metastasis ke tubuh lainnya, namun jika tidak diobati bisa menyebar ke bawah kulit dan organ dalam. Jika ditangani pada stadium awal, tingkat kesembuhannya mencapai 95%. Penyembuhan bisa diakukan lewat operasi pengangkatan dan radiasi. Namun kemungkinan kambuh mencapai 20%-30%.

b. Carcinoma

Kanker jenis ini biasanya ditemukan di daerah  telinga, wajah, bibir, dan mulut. Bentuknya seperti bisul atau radang kemerahan yang tak kunjung hilang. Di rongga mulut lebih sering dtemukan pada perokok atau pengisap ganja. Carcinoma merupakan jenis kanker kulit kedua yang sering ditemukan. Kanker ini lebih cepat meyebar dibanding sel basal, terutama jika terletak disekitar mulut. Penyembuhan melalui operasi dengan tingkat kesembuhan 90 %.

c. Melanoma

Ini merupakan jenis kanker kulit yang paling ganas dan berpotensi mematikan. Di Amerika, didapatkan data 6 dari 7 penderita kanker ini meninggal dunia. Dan jumlah orang yang terserang meningkat dari tahun ke tahun. Melanoma bisa berkembang dari tahi lalat timbul yang sudah ada atau yang baru muncul. Jika berkembang jadi melanoma, tahi lalat akan berubah warna, ukuran maupun bentuknya. Terkadang terasa gatal dan saat digaruk mengeluarkan darah. Sel kanker ini tumbuh dari melanosit, yaitu sel kulit yang berfunsi menghasilkan zat warna melanin. Ciri-ciri dari kanker melanoma :

  • Bentuk bercak tidak simetris, kiri dan kanan tidak sama
  • Ujung dari bercak terpotong
  • Warna dari bercak tidak sama, mungkin ada bayangan coklat atau hitam dan kadang-kadang ada bintik merah, biru atau putih
  • Lebar bercak lebih dari seperempat inci (walaupun pada saat ini dokter sudah menemukan melanoma dengan ukuran lebh kecil)
Posted by: nandito106 | January 19, 2010

Mengenal Cara Pembuatan Yoghurt

aneka yoghurt

Selama ini kita sering mendengar kata Yoghurt dan bahkan sering mengkonsumsinya, namun kita terkadang hanya mengerti Yoghurt sebagai minuman susu fermentasi saja, tanpa ingin mengetahuinya lebih dalam. Yoghurt dikenal sejak lama sebagai susu asam. Minuman yang menyegarkan dengan rasa dan aroma yang khas. Yoghurt ditemukan pertama kali tahun 1430 di Bulgaria. Yoghurt berasal kata dari “Yourt” kemudian “Yugurt” artinya “hidup yang panjang”. Yoghurt adalah produk yang diperoleh dari hasil fermentasi susu oleh bakteri asam laktat.

Yoghurt memiliki komposisi nutrisi sebagai berikut:

Senyawa Jumlah
Air 87,1%
Lemak 3,9%
Protein 3,4 %
Laktosa 4,8%
Mineral 0,65%
enzim, fosfolipid, vitamin A,B,C 0,15 %

Dalam proses fermentasi susu dalam pembuatan Yoghurt digunakan bakteri fermentan penghasil asam laktat, terdiri dari Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus.

Bakteri tersebut berperan sebagai pembentuk asam, sehingga terbentuk Yoghurt dengan aroma yang khas. Asam yang terbentuk menyebabkan penggumpalan protein susu dan membantu mengawetkan yoghurt. Bakteri asam laktat juga dapat menekan pertumbuhan bakteri pembusuk susu, sehingga yoghurt lebih tahan lama selama masa penyimpanan dibandingkan susu.

Alat dan Bahan Pembuatan Yoghurt

Alat Bahan
Labu Erlenmeyer Susu Murni
Panci stainless besar Starter Bakteri
Kompor Gula putih
Centong besar Jeli berbagai aroma
Termometer
Gelas ukur
Baki plastik
Pisau
Coolbox
Inkubator
Wadah plastik
Gelas plastik + tutup, Sendok kecil

Cara Pembuatan Yoghurt:

  1. Panaskan susu 1 liter sampai 80oC selama 15 menit
  2. biarkan suhu turun hingga 40-45oC
  3. Masukan 100 ml starter bakteri yoghurt, campurkan hingga homogen
  4. Inkubasi pada suhu 40-45oC selama 8 jam
  5. Masukan dalam cup volume 250 ml
  6. Masukan lemari es, siap di konsumsi

Manfaat Yoghurt antara lain:

  1. Nilai gizi yoghurt lebih tinggi dari susu
  2. Meningkatkan pertumbuhan
  3. Mengatur saluran pencernaan
  4. Antikanker, Mencegah jantung koroner
  5. Menghambat pertumbuhan patogen
  6. Membantu penderita lactose intolerance
  7. Antidiare
  8. Kandungan vitamin B yang tinggi  dapat memperhalus kulit wajah
  9. mencegah terjadinya keracunan kronis alami akibat serangan radikal bebas
  10. Degradasi kolesterol
  11. Menetralisir antibiotik
  12. Yoghurt plain/natural sangat baik untuk makanan padat pertama bayi, karena proteinnya yang mudah diserap usus,dan fungsi bakteri yoghurt sebagai agen probiotik
Posted by: nandito106 | January 18, 2010

Acacia mangium

Acacia mangium
(web gambar: http://www.toptropicals.com/…)

Pada tumbuhan Acacia mangium, salah satu organ pada tumbuhan ini adalah daun dan filodium. Filodium sebenarnya buklanlah daun yang sesungguhnya dari tanaman Acacia mangium. Pada pengamatan langsung dilihat dari morfologinya, terlihat lembaran-lembaran berwarna hijau yang disebut lamina. Filodium tersebut tersusun dalam fitotaksis dan terdapat pada pucuk-pucuk batang. Dilihat dari sayatan paradermalnya, tampak stomata dan klorofil yang berperan dalam proses fotosintesis.  Dari beberapa bukti yang dipaparkan diatas, filodium tampak seperti daun pada Acacia mangium, namun organ tersebut bukanlah daun dari tumbuhan tersebut. Organ tersebut adalah tangkai daun yang termodifikasi berkembang memipih seperti daun sebagai organ fotosintesis (Fahn, 1982). Jika diamati lebih jauh lagi, kedua sisi permukaan filodium tidak terdapat sisi abaksial dan sisi adaksial sehingga kedua sisi filodium tampak sama. Tulang daun yang terdapat pada filodium tidak tersusun sesuai dengan pola yang biasa dijumpai pada daun umumnya. Secara anatomi berdasarkan sayatan melintang, berkas pembuluh tersusun berpasangan (berkas pembuluh lebih dari 1) sejajar pada kedua sisi permukaan sehubungan dengan bentuknya yang pipih. Pada batang umumnya (normal) berkas pembuluh tersusun melingkar. Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa filodium  yang terdapat pada Acacia mangium bukanlah daun melainkan modifikasi batang, daun yang sesungguhnya adalah tonjolan kecil yang terdapat pada ujung filodium.

Pustaka:

Fahn, A. 1982. Plant Anatomy. Jerusalem: The Hebrew University of Jerusalem.

Posted by: nandito106 | October 22, 2009

Mencegah dehidrasi saat Diare

Diare (meningkatnya frekuensi BAB yg cair & banyak) dapat disebabkan oleh bakteri, virus atau parasit yang menginfeksi saluran pencernaan. Diare dapat juga disebabkan  oleh substansi tertentu dalam makanan atau obat-obatan yang tidak dapat ditoleransi  oleh sistem pencernaan. Diare kronis (diare terus menerus selama lebih dari 2 atau 3 minggu dapat juga mengindikasikan tanda-tanda (symptom) dari penyakit kronis.

Dalam sebuah artikel tanggal January 17, 2001, The Journal of the American Medical Association mendiskusikan perlunya petunjuk untuk memeriksa sampel tinja pada pasien-pasien di RS. Tes tinja dapat membantu membedakan penyebab dari diare.

Apakah dehidrasi itu ?

Tubuh membutuhkan air & elektrolit dalam jumlah tepat untuk membantu fungsi-fungsi vital tubuh dengan benar.  Diare dapat menyebabkan hilangnya cairan & elektrolit penting dari tubuh. Ketika cairan yg hilang melalui tinja, tidak digantikan, maka diare dapat menyebabkan dehidrasi (rendahnya cairan dalam tubuh lebih rendah dari kadar normal).  Dehidrasi dapat menyebabkan komplikasi yang membahayakan nyawa seseorang, khususnya bayi, anak kecil dan mereka yg lanjut usia.

Mencegah Dehidrasi

Diare merupakan masalah umum yang biasanya akan pulih dengan sendirinya. Menjaga agar tidak dehidrasi adalah satu-satunya hal yang sangat diperlukan.

• Perbanyaklah minum untuk menggantikan cairan dalam tubuh yg hilang. Terutama cairan rehidrasi oral (minuman pengganti cairan & elektrolit) yang tersedia di toko obat.  Cairan ini sangat direkomendasikan bagi bayi & anak-anak.

•   Hindari minuman yg mengandung kafein, seperti kopi, teh dan beberapa minuman  soft drink, dan alkohol.

• Obat-obatan anti-diare biasanya TIDAK DIPERLUKAN dan jika dikonsumsi harus dalam pengawasan dokter. Obat-obatan tsb dapat berbahaya, terutama jika oleh anak-anak dan orang yg lanjut usia.

kondisi dehidrasi

kondisi dehidrasi

Tanda-tanda dehidrasi (ringan)

•   Rasa haus meningkat

•   Frekuensi Buang Air Kecil (BAK) menurun

•   Lemas

Tanda-tanda dehidrasi berat pada anak kecil dapat juga berupa (Lihat gambar di atas):

•   Mulut kering mouth or tongue

•   Saat menangis, tidak ada atau sedikit air mata yang keluar

•   Tidak BAK selama 3 jam atau lebih

•   Cekung pada mata, pipi, sekitar dada & perut, atau ubun-ubun

•    Rewel luar biasa (Irritability) atau lemas luar biasa

•   Menurunnya skin turgor (jika kulit dicubit dan dilepas, ia tidak dapat kembali spt semula

Kapan menghubungi dokter ?

Hubungi dokter jika diare dibarengi / muncul :

•   Tanda-tanda dehidrasi berat

•   Ada darah di tinja atau tinja berwarna hitam

•   Muntah terus-menerus tapi tidak ada cairan yg masuk melalui mulut

•   Rasa sakit hebat di daerah sekitar perut

•   Demam tinggi terus-menerus

•   Tidak ada kemajuan lebih dari 24 jam atau diare makin parah lebih dari 2 atau 4 hari

Hubungi dokter jika anda mencurigai anda atau orang lain mengalami dehidrasi berat. Dehidrasi berat terkadang perlu penanganan dengan cairan intravenous (cairan yang  dimasukkan langsung melalui pembuluh darah). Jangan bergantung hanya pada cairan  melalui mulut untuk penanganan dehidrasi berat.

For More Information

•  American Academy of Pediatrics

Diarrhea and Dehydration Guidelines for Parents

http://www.aap.org

•   National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases

Diarrhea

1 Information Way

Bethesda, MD 20892-3560

(301) 654-3327 http://www.niddk.nih.gov

Posted by: nandito106 | October 22, 2009

Mari mencegah demam berdarah

Stop Demam Berdarah

Stop Demam Berdarah

Cara tepat mencegah Demam Berdarah adalah membasmi Nyamuk Aedes aegypti dan jentik-jentiknya

  1. Bersihkan atau kuras bak penampungan air (bak mandi, bak wc, drum dan lain-lain) seminggu sekali
  2. Tutup kembali tempayan atau gentong setelah mengambil airnya, agar nyamuk Aedes tidak masuk dan bertelur
  3. Ganti air vas bunga dan pot setiap hari
  4. Kubur atau buang sampah di tempatnya. Misalnya plastik, kaleng, ban bekas dll

Taburkan bubuk ABATE untuk bak yang sulit dijangkau

Cara menggunakan bubuk abate yang baik:

TAKARAN :

10 gram bubuk Abate untuk 100 liter air atau 20 gram untuk 1 drum air.

10 gram = 1 sendok makan peres atau diratakan di atas permukaan sendok

CARA PAKAI :

Taburkan bubuk Abate sesuai takaran dan volume bak penampungan, lalu aduk sampai rata. Atau larutkan bubuk Abate di gayung, setelah merata masukkan ke dalam bak lalu diaduk

Gejala Awal DBD

  1. Mendadak panas tinggi, selama 2-7 hari disertai lemah dan lesu
  2. Seringkali disertai nyeri ulu hati
  3. Tampak bintik-bintik merah di kulit (di bawah kulit)
  4. Sakit di sekitar mata
  5. Sakit kepala yang hebat

CATATAN:

Gejala seringkali tidak spesifik, bisa seperti penyakit flu atau penyakit lainnya. Langkah bijak adalah selalu waspada

Perawatan/treatment awal yang harus dilakukan:

  1. Beri penderita minum yang banyak, untuk mencegah terjadinya syok
  2. Kompres dengan air hangat
  3. Beri obat penurun panas.  Pilih parasetamol atau asetaminofen

Gejala Lanjutan DBD

  1. Bila kondisi memburuk, penderita menjadi gelisah, tangan dan kaki dingin dan berkeringat
  2. Pendarahan pada hidung, mulut dan gusi
  3. Mungkin bisa terjadi muntah dan berak darah
  4. Haus yang berlebihan
  5. Sering muntah

CATATAN:

Jangan menunggu kondisi memburuk, periksakan penderita secara rutin untuk antisipati kondisi yang tak diinginkan.

Pertolongan yang harus diberikan:

S E G E R A :

Membawa penderita ke Puskesmas atau Rumah Sakit

CATATAN :

Untuk Dinas Kesehatan Kabupaten atau Kota dan Puskesmas, sebaiknya membeli alat hitung Trombosit dan Hematokrit untuk deteksi dini penderita.

Thanks to:

http://cakmoki86.wordpress.com

« Newer Posts - Older Posts »

Categories